
BANGKALAN — Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) resmi membuka Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) 2026 pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan bertema “Mengenal Kampus, Menemukan Jati Diri, Membangun Masa Depan” tersebut diikuti puluhan mahasiswa baru dari berbagai program studi.
Ketua Panitia PBAK 2026, Moh. Khoiri mengatakan kegiatan ini bertujuan mengenalkan lingkungan kampus, sistem perkuliahan, serta budaya akademik kepada mahasiswa baru.
“Ketika dalam kegiatan PBAK ini kalian merasa tidak sehat, segera melapor kepada mentor atau panitia. Saya tidak mau peserta tidak bisa mengikuti PBAK karena alasan sakit,” ujarnya.
Presiden Mahasiswa (Presma) INSTIBA, Moh. Shihabuddin mengingatkan mahasiswa baru mengenai peran mereka sebagai bagian dari perguruan tinggi.
“Kalian adalah agent of change, social control, dan iron stock. Jangan sampai kalian mundur dari proses ini, karena mundur satu langkah adalah suatu bentuk pengkhianatan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III INSTIBA, Zainun Nasihin, S.Pd.I., M.H., mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan ijazah sebagai satu-satunya tujuan kuliah.
“Masuk dunia mahasiswa ini jangan dianggap hanya mencari legalitas ijazah. Perkuliahan ini menerapkan sistem andragogi yang menuntut kemandirian. Tugas, konflik, dan dinamika kampus adalah proses pendewasaan menuju kesiapan kalian untuk pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Pembukaan PBAK 2026 menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus dan mempersiapkan diri mengikuti proses perkuliahan di INSTIBA.
Penulis: Khoirul Ummah
Editor: Robiatil Hurriyah